Sel surya fotovoltaik terutama digunakan di bidang antariksa, militer, dan bidang lainnya pada awal era foton. Dalam 20 tahun terakhir, biaya sel surya fotovoltaik telah turun drastis sehingga mendorong penggunaan fotovoltaik dalam berbagai aplikasi global. Pada akhir tahun 2019, total kapasitas terpasang PLTS di seluruh dunia mencapai 616 GW, dan diperkirakan akan mencapai 50% dari total kapasitas pembangkit listrik dunia pada tahun 2050. Karena penyerapan cahaya terutama terjadi pada material semikonduktor fotovoltaik dengan ketebalan beberapa mikron hingga ratusan mikron dan kinerja sel permukaan material semikonduktor sangat penting, maka teknologi film tipis vakum memiliki berbagai aplikasi dalam pembuatan energi listrik tenaga surya.
Sel surya fotovoltaik yang diindustrialisasi terbagi menjadi dua kategori utama: sel surya silikon kristal dan sel surya film tipis. Teknologi sel silikon kristal mutakhir meliputi teknologi sel emitor dan sisi belakang terpasivasi (PERC), teknologi heterojunction (HJT), teknologi difusi penuh sisi belakang emitor terpasivasi (PERT), dan teknologi sel kontak terpasivasi oksida terowongan (Topcon). Fungsi film tipis dalam sel silikon kristal terutama meliputi pasivasi, pengurangan refleksi, doping P/N, dan konduktivitas. Teknologi baterai film tipis utama meliputi kadmium tellurida, tembaga indium galium selenida, dan kalkogenida. Film tipis terutama digunakan sebagai lapisan penyerap cahaya, lapisan konduktif, dll. di dalamnya. Pembuatan film tipis dalam sel fotovoltaik lebih sering menggunakan berbagai jenis teknologi pelapisan vakum.
–Artikel ini dirilis olehprodusen mesin pelapis vakumGuangdong Zhenhua
Waktu posting: 12 September 2023

